Bagaimana Jenis dan Cara Penggunaan Alat Pelindung Diri yang Benar

Image result for Alat Pelindung Diri yang Benar

Alat pelindung diri (APD) sangat disarankan untuk setiap karyawan dalam sebuah perusahaan terlebih bila tempat bekerja sangat rawan untuk terjadinya kecelakaan dari resiko cedera ditempat kerja yg tidak terduga seperti pertambangan dsb. Diluar itu Ini akan bermanfaat untuk karyawan dan perwakilan mereka.

Entrepreneur memiliki pekerjaan mengenai penyediaan dan pemakaian alat pelindung diri (APD) ditempat kerja dan menerangkan apa yang perlu Kamu kerjakan untuk penuhi kriteria dari APD pada Ketentuan Kerja 1992.

Pengertian APD

Alat Pelindung Diri (APD) adalah arti lain dari Personal protective equipment-PPE yaitu perlengkapan yang akan membuat perlindungan pemakai pada resiko kesehatan atau keselamatan ditempat kerja. Hal semacam ini dapat meliputi item seperti helm pengaman dan helm, sarung tangan, pelindung mata, baju visibilitas tinggi, sepatu pengaman dan peralatan keselamatan.

Mendengar perlindungan dan alat pelindung pernapasan yang disiapkan untuk umumnya kondisi kerja tidak tercakup oleh ketentuan ini karena ada ketentuan yang lebih khusus yang lain yang berlaku buat mereka. Tetapi, item ini harus cocok dengan PPE lain yang disiapkan.

Undang-Undang Ketenagakerjaan th. 1989 memberi pengecualian untuk mengenakannya saat bekerja di tempat konstruksi dari keperluan untuk memakai pelindung kepala.

Ketentuan yang dibutuhkan

APD harus dipakai sebagai usaha paling akhir. Dimana saja ada resiko pada kesehatan dan keselamatan yg tidak dapat dikontrol dengan cara mencukupi lewat cara lain, Alat Pelindung Diri pada Ketentuan Kerja 1992 memerlukan APD yang perlu diberikan.

Ketentuan yang juga diwajibkan oleh PPE yaitu :

  • Dinilai baik sebelumnya dipakai untuk meyakinkan hal semacam itu sesuai sama tujuan ;
  • Dipelihara dan disimpan dengan benar ;
  • Diperlengkapi dengan panduan mengenai cara memakainya dengan aman ;
  • Dipakai dengan benar oleh karyawan.
  • Bahaya dan type APD/PPE

Mata

  • Bahaya : Kimia atau percikan logam, debu, proyektil, gas dan uap, radiasi.
  • Pilihan : kacamata keselamatan, kacamata, muka – perisai, visor.
  • Catatan : Pastikan pelindung mata memiliki gabungan yang tepat dari efek/debu/splash/logam pelindung mata cair untuk pekerjaan dan pas pemakai benar.

Kepala

  • Bahaya : Efek dari jatuh atau terbang benda, resiko menabrak kepala, belitan rambut.
  • Pilihan : Beragam helm, topi keras dan topi.
  • Catatan : Beberapa helm pengaman memadukan atau dapat diperlengkapi dengan mata yang didesain khusus atau perlindungan pendengaran. Janganlah lupa perlindungan leher, misalnya syal untuk dipakai selama pengelasan. Janganlah pakai perlindungan kepala bila telah rusak – menggantinya.

Pernapasan

  • Bahaya : Debu, uap, gas, kekurangan oksigen atmosfer.
  • Pilihan : Disposable filtering face -piece atau respirator, 1/2 atau full-face respirator, helm airfed, pernafasan.
  • Catatan : Type kanan respirator filter harus dipakai karena semasing efisien untuk hanya kisaran zat terbatas. Di mana ada kekurangan oksigen atau bahaya kehilangan kesadaran karena paparan tingkat tinggi asap yang beresiko, hanya memakai alat bantu pernafasan tidak pernah memakai kartrid penyaringan. Filter hanya memiliki hidup yang terbatas, ketika menukar mereka atau bagian lain, check dengan panduan produsen dan meyakinkan bagian pengganti yang benar dipakai. Bila Kamu memakai alat pelindung pernapasan, lihat publikasi perlengkapan pelindung pernafasan HSE ditempat kerja

Membuat perlindungan badan

  • Bahaya : Suhu berlebihan, cuaca jelek, bahan kimia atau percikan logam, semprotan dari desakan atau kebocoran senjata semprot, efek atau penetrasi, debu yang terkontaminasi, baju yang berlebihan atau belitan baju sendiri.
  • Pilihan : Konvensional atau gunakan overall, jas boiler, baju pelindung khusus, misalnya celemek chain -mail, baju visibilitas tinggi.
  • Catatan : Pilihan bahan termasuk tahan api, anti – statis, surat berantai, kimia kedap air, dan visibilitas tinggi. Janganlah lupa perlindungan lain, seperti memakai keamanan atau jaket.

Kriteria Alat Pelindung diri

  • Baju kerja harus seragam mungkin serta ketidak-nyamanannya harus yang paling minim.
  • Baju kerja harus tidak menyebabkan bahaya lain, misalnya lengan yang terlalu terlepas atau ada kain yang terlepas yang kemungkinan besar termakan mesin.
  • Bahan bajunya harus memiliki derajat resistensi yang cukup untuk panas dan suhu kain sintesis (nilon, dan lain-lain) yang bisa meleleh oleh suhu tinggi semestinya tidak digunakan.
  • Baju kerja harus didesain untuk hindari partikel-partikel panas berkaitan di celana, masuk di kantong atau terselip di lipatan-lipatan baju.
  • Harus memberi perlindungan yang cukup pada bahaya yang dihadapi tenaga kerja/sesuai sama sumber bahaya yang ada.
  • Tidak mudah rusak.
  • Tidak mengganggu kegiatan pengguna.
  • Mudah didapat dipemasaran.
  • Penuhi prasyarat khusus lain.
  • Nyaman digunakan.

Alat-alat pelindung anggota badan

Badan kita terbagi dalam beberapa bagian, semuanya itu harus terlindung diwaktu melakukan pekerjaan. Alat-alat pelindung bagian yaitu sebagai berikut :

  • Alat Pelindung Mata, Mata harus terlindung dari panas, cahaya yang menyilaukan serta dari debu.
  • Kacamata Las Listri
  • Alat Pelindung Kepala, Topi atau helm yaitu alat pelindung kepala apabila bekerja di bagian yang berputar, misalnya bor atau waktu tengah mengelas, hal semacam ini untuk melindungi rambut terlilit oleh putaran bor atau rambut terserang percikan api.

Syarat Helm

  • Tahan bentrokan
  • Meredam kejutan
  • Anti air dan tidak mudah terbakar mudah disesuaikan

Beberapa Type Helm :

  • Kelas A, yakni helmet untuk kepentingan umum
  • Kelas B dipakai pada lingkungan kerja listrik
  • Kelas C helm membuat perlindungan dari panas
  • Kelas D yaitu helmet dengan ketahanan yang kecil pada api

Alat pelindung telinga, Membuat perlindungan telinga dari gemuruhnya mesin yang sangat bising juga penahan bising dari letupan-letupan.

  • Type :
    Type yang dimasukkan dalam lubang telinga (Single-Use earplugs)
  • Type yang tutup semua telinga.

Alat pelindung hidung, Yaitu alat pelindung hidung dari peluang terhisapnya gas-gas beracun.

Respirator beragam type, terdapat juga type :

  • Respirator pemurni udara
  • Respirator yang dikaitkan dengan supplay hawa bersih
  • Respirator yang diperlengkapi dengan supplay oksigen

Alat Pelindung Tangan, Alat ini terbuat dari beragam jenis bahan sesuai dengan kebutuhannya, diantaranya :

  • Sarung tangan kain, dipakai untuk menguatkan pegangan agar tidak meleset.
  • Sarung tangan asbes, dipakai terlebih untuk melindungin tangan pada bahaya panas.
  • Sarung tangan kulit, dipakai membuat perlindungan tangan dari benda tajam ketika mengangkat suatu barang.
  • Sarung tangan karet, dipakai pada saat pekerjaan pelapisan logam, seperti vernikel, vercrhoom dll. Hal semacam ini untuk menghindar tangan dari bahaya pembakaran asam atau kepedasan cairan.

Alat Pelindung Kaki, untuk menghindari tusukan benda tajam atau terbakar oleh zat kimia. Terdapat dua type sepatu safety yakni pengaman yang memiliki bentuk seperti sepatu umum hanya di bagian ujungnya dilapis dengan baja dan sepatu karet dipakai untuk mencapai permukaan yang licin, hingga pekerja tidak terpeleset dan jatuh.

Alat Pelindung Tubuh, Alat ini terbuat dari kulit hingga sangat mungkin baju umum atau tubuh terlepas dari percikan api, terlebih pada saat menempa dan mengelas. Lengan pakaian janganlah digulung, sebab lengan pakaian yang panjang akan membuat perlindungan tangan dari cahaya api.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s